Bagaimana Anda memotivasi diri sendiri?

Bandingkan diri Anda dengan diri Anda sendiri, bukan orang lain. Membandingkan diri Anda dengan orang lain dan pencapaian mereka dapat membunuh motivasi terakhir yang mungkin Anda miliki, jadi hindari melakukan itu. Di sisi lain, berkompetisi dengan diri sendiri akan memberikan dorongan motivasi yang cukup untuk terus maju.

Mulailah dari yang kecil. Tugas atau proyek besar cenderung memiliki efek yang menakutkan bagi kita, yang dapat menjebak kita dalam siklus penundaan. Jadi untuk menyelesaikan sesuatu, pecahkan tugas atau proyek besar dan menakutkan itu menjadi potongan-potongan kecil. Anda akan menyadari bahwa jauh lebih mudah untuk menanganinya seperti itu.

Gunakan orang lain sebagai motivator Anda. Berjanjilah kepada teman atau anggota keluarga Anda bahwa Anda akan menyelesaikan sesuatu dalam waktu tertentu dan juga meminta mereka untuk memeriksa kemajuan Anda dari waktu ke waktu. Dengan cara ini, Anda tidak akan menyerah pada rintangan pertama karena sekarang Anda harus menepati janji tidak hanya untuk diri Anda sendiri tetapi untuk orang yang Anda cintai juga.

Dapatkan motivasi dari orang yang tidak Anda kenal secara pribadi. Saat ini, ada banyak podcast, blog, buku, kutipan, dan kisah sukses yang memotivasi yang dapat Anda gunakan sebagai sumber motivasi lainnya. Namun, jangan tersesat dalam “labirin motivasi”; terkadang berinteraksi dengan konten semacam itu dapat menyebabkan kelambanan dan memperburuk penundaan.

Dengarkan musik yang memberi energi. Musik yang ceria atau menginspirasi dapat meningkatkan suasana hati dan membuat Anda merasa bahagia. Saat Anda merasa bahagia, akan lebih mudah menemukan motivasi yang Anda butuhkan.

Jangan menjadi korban pesimisme. Itu menguras energi mental dan motivasi Anda.

Untung dari kegagalan Anda. Jangan menghina diri sendiri jika Anda tidak mendapatkan hasil yang Anda impikan. Sebaliknya, renungkan dan tanyakan pada diri Anda apakah kegagalan itu dapat mengajari Anda sesuatu yang berharga.

Bayangkan hasil dari motivasi Anda. Bayangkan perasaan positif yang akan Anda alami saat menyelesaikan sesuatu.

Bersyukurlah atas apa yang Anda miliki saat ini. Saat Anda berada di tempat yang buruk, lebih mudah untuk melihat semuanya melalui lensa negatif. Pada saat-saat seperti itu, tanyakan pada diri Anda hal-hal apa yang sering Anda anggap remeh tetapi harus disyukuri; ini akan membantu Anda untuk fokus pada hal-hal yang Anda miliki sambil mengisi ulang diri Anda dengan motivasi dan kepositifan.

Hadiahi diri Anda sendiri setelah Anda mencapai sesuatu. Ini akan memberi Anda dorongan endorfin dan mengisi kembali motivasi Anda lagi dan lagi