Tag: personal branding

  • Benefit Pertemanan Inklusif, Penuh Keberagaman!

    Benefit Pertemanan Inklusif, Penuh Keberagaman! – Sebagai makhluk sosial, kita akan membutuhkan eksistensi orang lain untuk mewarnai hidup, yakni untuk berinteraksi-komunikasi. Pada kenyataannya, kita sering menjumpai banyak ragam lingkungan sosial, misalnya lingkungan sekolah, lingkungan pekerjaan hingga masyarakat.

    Terkadang kita juga akan menemui banyak orang dengan berbagai perbedaannya masing-masing. Mereka memiliki cara pandang, kebiasaan, latar belakang yang berbeda, hal ini menuntut kita untuk bisa beradaptasi atas pergaulan yang dijalin. Sebenarnya, apakah ada Benefit Pertemanan Inklusif tersebut?

    Benefit Pertemanan Inklusif, Penuh Keberagaman!

    Demi melancarkan interaksi-komunikasi Anda, latih skill tersebut dengan platform TDX Communication. Anda akan diajarkan bagaimana berkomunikasi dengan orang lain secara pede, sistematis, powerful dan berdampak. Anda juga akan didampingi langsung oleh master trainer berpengalaman. Yuk, join Training Komunikasi by TDX!

    1. Kenal Budaya Orang Lain

    Berada di lingkungan yang heterogen akan memberikan nuansa yang berbeda dalam hidup Anda. Anda bisa mengenal budaya orang lain yang memiliki ciri khasnya masing-masing. Misalnya budaya yang biasanya dilakukan orang Bali, jelas tentu berbeda dengan orang Sulawesi. Semakin luas pertemanan Anda, maka Anda bisa mengenal semakin banyak budaya.

    Baca Juga: INTIWORK, Jasa EO JOGJA Terbaik!

    2. Melatih Penyesuaian Diri

    Ada sebuah tantangan apabila Anda menempatkan diri pada circle pertemanan yang inklusif, yakni challenge untuk melakukan adaptasi atau penyesuaian diri. Anda akan lebih terlatih untuk bisa menyesuaikan diri dengan baik untuk menciptakan keharmonisan antar satu dengan yang lain.

    3. Wawasan & Pengalaman Terbuka

    Sudah jelas, bahwa semakin variatif corak pertemanan Anda, maka akan banyak wawasan yang semakin didapat. Kamu bisa mengenali cara pandang teman-teman dari Indonesia timur, yang berbeda dengan kawan dari Indonesia barat. Hal ini tentu akan membuka perspektif kamu sendiri dalam memilih mana sisi yang lebih positif. Ambillah hikmah!

    4. Keterampilan Sosial

    Ada banyak cara dalam melatih keterampilan sosial, salah satunya ketika Anda bergaul dengan lingkungan yang inklusif, maka keterampilan sosial Anda juga semakin meningkat. Keterampilan sosial disini adalah bagaimana Anda menggunakan sense sosial sebagai alat untuk menjalin interaksi & relasi dengan sesama.

    Baca Juga: TDX COMMUNICATION, PLATFORM TRAINING KOMUNIKASI NO. 1

    5. Memahami Karakter Setiap Orang

    Seperti yang ditegaskan sebelumnya, inklusivitas mengandung banyak hal yang bisa Anda pelajari, termasuk karakter seseorang. Anda jadi lebih mengetahui bagaimana treatment yang tepat saat ingin berkomunikasi. Misalnya menghadapi teman yang memiliki karakter pendiam, tentu akan berbeda dengan menghadapi teman dengan karakter yang ekspresif.

    Dunia sosial yang heterogen akan melahirkan banyak perspektif yang menarik. Anda bisa memaksimalkan lingkungan sosial yang ada dengan modal communication skill. Semakin baik skill yang kamu miliki, maka pergaulanmu juga semakin luas dan disukai.

    Latih skill komunikasi & public speaking bersama TDX. Anda bisa join kelas Training Komunikasi bersama Motivator Indonesia yang diselenggarakan rutin tiap bulannya. Ingin konsultasi & join? Hubungi admin di bawah ini, Salam Confidence!

    WA : 0821 3432 3274
    Email : [email protected]

  • 5 Perbedaan Antara Seorang Bos dan Leader!

    5 Perbedaan Antara Seorang Bos dan Leader!

    5 Perbedaan Antara Seorang Bos dan Leader! – Leadership adalah kemampuan seseorang dalam memimpin, mengorganisasikan serta menjalankan fungsi sebagai pimpinan. Pimpinan dibutuhkan dalam berbagai hal, baik dalam ranah organisasi, perkumpulan bahkan dunia kerja.

    Terdapat dua kata yang kerap menjadi sebutan untuk menunjuk seorang pimpinan, yaitu “Bos” dan “Leader”. Sebenarnya, dua kata ini memiliki perbedaan yang cukup fundamental, baik dalam segi karakter maupun cara memimpin sebuah tim. Apa Perbedaan Antara Seorang Bos dan Leader tersebut?

    5 Perbedaan Antara Seorang Bos dan Leader!

    Melalui TDX Communication, Anda bisa menemukan potensi yang perlu ditingkatkan untuk memaksimalkan kepemimpinan, khususnya bidang communication & public speaking skill. Kamu bisa join program-program terbaik TDX yang dikemas dalam bentuk training & coaching.

    1. Perbedaan Sudut Pandang

    Titik fokus yang digunakan oleh masing-masing orang sangat berbeda, terlebih jika urusannya dalam hal strategis dalam menjalankan sebuah visi tim. Bos dan Leader memiliki perspektif yang berbeda dalam menjalankan sebuah pekerjaan. Umumnya, Bos lebih intens terhadap dirinya sendiri, namun Leader cenderung memperhatikan kinerja dan perkembangan tim.

    Baca Juga : Jasa EO JOGJA Terbaik, hanya di INTIWORK!

    2. Sumber Motivasi

    Motivasi dalam melaksanakan peran dalam organisasi sangat penting. Dukungan akan membuat kinerja seseorang akan lebih berkembang dan antusias. Seorang Leader akan mampu menciptakan dorongan motivasi bagi setiap anggota yang menjadi tanggung jawabnya. Berbeda dengan bos yang cenderung abai terhadap hal-hal seperti ini.

    PELATIHAN KOMUNIKASI
    KelasBicara.com – Platform Kursus Public Speaking Online NO. 1

    3. Metode Instruksi

    Sangat wajar apabila seorang pimpinan memberikan instruksi berupa arahan dalam menjalankan tugas demi tercapainya sebuah tujuan. Persoalannya, bagaimana seorang pimpinan memberikan instruksi tersebut?

    Seorang Bos akan memberikan instruksi yang cenderung intimidatif dan sewenang-wenang. Akan tetapi, Leader akan menyampaikan instruksi dengan sikap yang bijak dan pandai melihat konteks yang sedang terjadi. Sangat berbeda bukan?

    4. Cara Pendekatan

    Pekerjaan harus dihimpun bersama-sama dengan prinsip yang saling mensinergi, tujuannya agar pekerjaan menjadi lebih efektif untuk dituntaskan. Apabila pimpinan Anda mau untuk terjun dan memberikan teladan serta bekerja bersama, maka dia adalah seorang Leader. Berbeda halnya dengan Bos yang cenderung hanya mengamati dan menikmati hasil pekerjaan kemudian.

    Baca Juga : TDX, Platform Training Komunikasi Terbaik!

    5. Metode Berinteraksi

    Komunikasi menjadi salah satu komponen penting dalam menjalin interaksi yang komunikatif antara berbagai pihak dalam organisasi. Seorang Leader akan berkompromi untuk membentuk komunikasi secara interaktif dan transparan. Lain halnya dengan Bos yang tertutup dan enggan untuk membaur dengan bawahannya.

     

    Perkuat teamwork dalam perusahaan Anda dengan menanamkan sifat dan karakter leadership. Hadirkan TDX Communication untuk memberikan Training Komunikasi kepada pegawai atau executive manager di perusahaan Anda, tentunya akan dibersamai langsung oleh mentor & master trainer berpengalaman.

    Ingin mengundang TDX dalam acara gathering & in house training ? Segera hubungi admin yang ada di bawah ini, Salam Confidence !

    WA : 0821 3432 3274
    Email : [email protected]

  • 7 Tips Menumbuhkan Jiwa Inovatif, Lakukan!

    7 Tips Menumbuhkan Jiwa Inovatif, Lakukan! – Apa yang Anda ingin ciptakan atau hasilkan? Biasanya, ide-ide cemerlang muncul dari refleksi dan keinginan seseorang secara mendalam. Bisa jadi renungan yang Anda lakukan dapat menjadi sarana inovasi yang solutif.

    Dengan memiliki jiwa yang inovatif, Anda akan lebih mudah untuk menghadapi tantangan masa, yangmana mampu menciptakan hal baru dan beradaptasi atas keadaan yang terjadi. Sebagaimana saat pandemi COVID-19, pasti banyak orang akan memutar otak untuk memikirkan agar bisnisnya tetap eksis saat pandemi.

    7 Tips Menumbuhkan Jiwa Inovatif!

    Alhasil, masih banyak orang dan bisnis yang tetap eksis melalang-buana saat pandemi dan bisa mengambil keuntungan. Simak apa saja Tips Menumbuhkan Jiwa Inovatif berikut ini !

    1. Brainstorming

    Brainstorming merupakan sebuah metode untuk meningkatkan dinamika, sekaligus mengaktifkan tingkat kreativitas dalam sebuah tim. Tidak ada salahnya Anda melakukan diskusi untuk saling menelaah sebuah sisi yang bisa dimanfaatkan oleh tim.

    Baca Juga : Ketahui, Ini EO Jogja Terbaik Saat Ini!

    2. Lingkungan yang Menginspirasi

    Masih berkaitan dengan sebelumnya bahwa lingkungan yang positif akan membentuk budaya yang positif juga. Dalam hal ini, apabila Anda bergaul dengan orang-orang yang memiliki tingkat inovasi dan kreativitas yang tinggi, maka Anda akan dituntut untuk bisa menyamai mereka atau berusaha untuk seperti mereka.

    3. Mencari “Bahan Bakar”

    Mencari bahan bakan? Maksudnya adalah mencari motivasi untuk bisa berinovasi. Ada banyak cara bagi seseorang untuk meningkatkan kreativitas dan inovasinya, yangmana setiap orang memiliki gayanya masing-masing. Misalnya seperti seseorang yang harus naik gunung terlebih dahulu untuk menemukan ide cemerlang.

    4. Jangan Abaikan Proyek Kecil

    Mungkin Anda berpikir bahwa jika ingin menciptakan sebuah terobosan besar harus berasal dari inovasi yang besar juga? Tidak juga, Anda bisa memantik inovasi yang luar biasa dengan menuntaskan pekerjaan-pekerjaa kecil. Alih-alih Anda bisa menemukan inovasi besar saat melakukan pekerjaan kecil, hal tersebut sangat luar biasa.

    5. Aplikasikan Saja!

    Yap, sebuah inovasi haruslah segera diimplementasikan secara realistis. Jangan sampai ide tersebut tersendat hanya sampai dalam benak Anda tanpa melakukan secara sungguhan. Jika muncul sebuah inovasi, coba untuk mengaplikasikannya dalam kehidupan Anda.

    6. Gunakanlah Sebuah Barometer

    Apakah ide yang telah Anda aplikasikan sudah sesuai dan efektif? Anda tidak akan mengetahuinya apabila tidak menggunakan barometer yang pasti. Jangan sampai Anda abai untuk mengukur seberapa jauh Anda mengaplikasikan sebuah inovasi. Anda perlu membuat parameter untuk mengukur keberhasilan Anda.

    Baca Juga : TDX Communication, Training Komunikasi NO. 1

    7. Evaluasi & Refleksi

    Barometer yang digunakan untuk mengukur berguna sebagai alat untuk evaluasi dan refleksi selanjutnya. Hal ini penting agar Anda tidak berjalan dengan sia-sia, melainkan dengan perencanaan yang terstruktur dan sistematis.

    Jangan lupa untuk terus meningkatkan kualitas SDM dan softskills  Anda, sebab hal ini juga akan menunjang produktivitas karir Anda. Training Komunikasi adalah sebuah wadah pengembangan SDM, khususnya meningkatkan communication & public speaking skills.

    Ingin mengikuti kelas training bersama Motivator Indonesia terbaik? Segera konsultasi dan registrasi melalui narahubung TDX di bawah ini, Salam Confidence !

    WA : 0821 3432 3274
    Email : [email protected]

  • 4 Tips Menyusun Skala Priotitas Kebutuhan !

    4 Tips Menyusun Skala Priotitas Kebutuhan ! – Kita pasti menginginkan untuk bisa menuntaskan semua pekerjaan dengan optimal, akan tetapi kita mempunyai keterbatasan waktu dan tenaga untuk menuntaskannya secara maksimal. Apa yang harus dilakukan?

    Menyusun skala prioritas kebutuhan merupakan cara yang efektif untuk melakukan manajemen terhadap pelbagai kesibukan yang kita peroleh. Skala ini menjadi takaran terhadap efisiensi dan keutamaan skedul yang harus dituntaskan terlebih dahulu, tanpa mengenyampingkan skedul lainnya.

    4 Tips Menyusun Skala Priotitas Kebutuhan !

    Pastikanlah bahwa Anda memiliki cukup waktu untuk melakukan semua tuntutan kegiatan yang ada. Jangan sampai Anda mengalami chaos  saat ingin menuntaskan satu per satu kegiatan yang akan dijalani.

    Bagaimana Tips Menyusun Skala Prioritas Kebutuhan tersebut? Simak beberapa kategori yang dapat dijadikan dasar berikut ini,

    1. Mendesak & Penting

    Pertama, lihat apa saja kegiatan Anda yang berstatus mendesak & penting. Bagaimana mengidentifikasinya?

    Pekerjaan yang penting adalah sebuah skedul yang menyangkut dengan faktor primer dalam kehidupan Anda, misalnya keluarga, pekerjaan, kesehatan dan lain sebagainya. Sedangkan identifikasi mendesak bisa ditengok melalui kapasitas waktu yang Anda miliki untuk menuntaskannya.

    Jika Anda memiliki perkara yang penting dan harus diselesaikan dalam waktu secepat mungkin, maka masukkanlah skedul ini dalam skala prioritas kebutuhan yang pertama. Jangan pernah menunda kegiatan yang masuk dalam kategori ini, ya !

    Baca Juga : Join Kursus Public Speaking Online, Terbatas Bulan Ini !

    2. Penting

    Kemudian, pekerjaan yang masih menyangkut aspek fundamental dalam hidup Anda, sebagaimana disebutkan di atas, perlu dimasukkan dalam tingkatan kedua. Pekerjaan penting ini harus didahulukan, meskipun Anda memiliki waktu cukup luang, namun jangan abaikan perkara ini.

    3. Mendesak

    Biasanya, kategori skedul mendesak ini datang dari pihak eksternal yang secara tiba-tiba datang menemui Anda. Sebenarnya, Anda bisa menolak skedul ini apabila memang mengganggu efektivitas kerjaan Anda yang primer.

    Baca Juga : Lembaga Pelatihan Komunikasi Terbaik, Hanya di TDX !

    4. Tidak Mendesak & Tidak Penting

    Mungkin sekarang banyak orang yang terbalik, yakni lebih cenderung mengerjakan hal yang tidak penting & tidak mendesak. pekerjaan seperti bermain game, begadang dan yang lainnya adalah perkara yang tidak fundamental. Jadi, Anda bisa meletakkannya pada skala prioritas kebutuhan terakhir atau bahkan menguranginya.

    Banyak hal yang bisa Anda optimalkan, termasuk memperkaya kualitas softskill  diri. Sebab mengembangkan softskill  juga berarti mengembangkan karir hidup Anda.

    Join kelas training Pelatihan Komunikasi by TDX Communication merupakan solusi untuk mengisi waktu Anda menjadi lebih produktif. Anda akan dimentori langsung oleh master coach  handal & berpengalaman.

    Ingin konsultasi & registrasi seputar program training & coaching  bersama TDX Communication? Segera hubungi Admin di bawah ini, Salam Confidence !

    WA : 0821 3432 3274
    Email : [email protected]